Suara Takbir



Suara takbir itu kembali mengingatkanku akan dosa-dosaku

Mengingatkanku pada Tuhan yang selalu baik pada hambanya yang buruk

Memberi warna terang pada hati yang gelap


 Seperti air yang diminum ketika dahaga

Seperti itu pula suara takbir yang menggema 

Namun sayangnya, takbir tak seperti air

Yang mengalir dan selalu ada sepanjang tahun

 

Takbir hanya ku dengar satu dua waktu

Sepanjang itu aku kadang tak mampu membendung napsuku

Napsu dunia yang tiada kira hingga lupa kehidupan lain di atas sana.  


Saat ini, akan ku simpan maknamu didalam hati

 Akan coba ku rawat dengan baik agar kau tak pergi dan agar ku tak lupa

 Bahwa betapa manusia harus bersyukur disetiap harinya



 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Tingkat Akhir di Masa Pandemi